Minggu, 29 Agustus 2010

begitulah kau

aku sengaja keluar malam ini
sejenak bertemu kawan yang sebatang kara di kota ini
sebagai teman baik tentunya tidak tega melihat dia
yang sedang menderita
walaupun sebenarnya tidak terlalu sangat
tapi paling tidak
mencari pengalihan di tengah kecemasan
yang kau buat

kami bercerita banyak
tentang mu
tentang kebiasaan mu yang mulai terbiasa
ku hadapi
tapi apakah ini tidak terlalu cepat?
sementara siang tadi kita masih biasa-biasa saja
aku sibuk bertanya-tanya
apakah aku sudah terlalu berlebih?
sehingga kau pusing
dan sulit bicara

kau tahu?!
aku baru saja mau bicara
tentang habis bulan nanti
akan ku buktikan kesungguhan ku
aku tak kan segan-segan menemui bapak mu
ibu mu
mempertanyakan kesungguhan mu pada ku
bagaimana kau akan menerima ku?
apa adanya

bila iya
lengkap sudah
aku tak ambil pusing lagi
tapi belum saja aku begitu
kau sudah begini
khawatir ku tiada henti
tekanan darah naik turun
kau membuat ku mati gaya

kawan ku itu hanya tersenyum saja
begitu lah kau
menikmati cara mu adalah pilihan terbaik saat ini
ikuti saja
begitu ujarnya

belum sampai aku benar-benar mengantuk
aku pamit
berdoa dalam hati untuk kesembuhannya
beserta segelas jus jeruk
dan canda tawa

bila sampai esok sore kau tak kunjung bersuara
mudah-mudahan cuaca tak begitu buruk
dan aku tak lupa jalan pulang kerumah mu
kita bertemu disana
dengan izin-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar