Sudah
Kuduga
Tidak ada kata
Terlambat Untuk bahagia
Apa yang pernah
Kau khawatirkan
Dulu
Tak pernah benar-benar
Menyentuh
Ujung-ujung
Jari mu
Sementara apa yang pernah
Kita perbincangkan
Dulu
Benar-benar melingkari
Jari manis mu
Kini
Aku pun hanya bisa
Mengagumi
Kedahsyatan Tuhan dalam
Menyiasati hati
Kita tak pernah benar-benar
Mengetahui
Dengan siapa kita menghabiskan
Sisa-sisa mimpi
Dalam cangkir
Kenangan ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar