Selasa, 22 Maret 2011

Ada kamu di kamar kos ku

Aku biarkan tumpukan baju yang serabutan menertawakanku
Bagaimana bisa aku jadi lebih kacau dari kamar ku ini
Telak sudah aku dicemooh oleh bungkus-bungkus kopi
Dan cangkir-cangkir tak tercuci
Puas benar mereka tergelak
Sudah ribuan kali aku menggeliat kesana kemari
Mencari pinggiran kasur dimana tidak ada garis wajah munamun sepertinya usahaku sia-sia
Kau tak pernah benar-benar jera untuk memabukan aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar