Aku biarkan tumpukan baju yang serabutan menertawakanku
Bagaimana bisa aku jadi lebih kacau dari kamar ku ini
Telak sudah aku dicemooh oleh bungkus-bungkus kopi
Dan cangkir-cangkir tak tercuci
Puas benar mereka tergelak
Sudah ribuan kali aku menggeliat kesana kemari
Mencari pinggiran kasur dimana tidak ada garis wajah munamun sepertinya usahaku sia-sia
Kau tak pernah benar-benar jera untuk memabukan aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar