Jumat, 17 September 2010

zaman beton

dulu
kalau saya
mau kencing
dimana pun bisa

masih banyak pohon
masih lebar tanah
masih merumput

tapi
sekarang
dimana-mana beton
susah jadinya


bau nya jadi tidak hilang
tidak tahu kemana mau mengalir
mau meresap
disana-sini beton

itu kata bapak-bapak supir

kata mereka
apa ibu kota ini tidak berat?
tiap hari di tindih beton
di pancang paku bumi

dulu
kalau mau
main perempuan
masih banyak kebun
masih rimbun semak
tak perlu sewa kamar

sekarang semua jadi apartemen
kalau dulu tanahnya subur
karena getah kami
sekarang malah amblas
bumi seperti menciut
seperti sudah ejakulasi

dulu
kalau panas terik
masih banyak teduh
di bawah beringin
atau yang lain

sekarang sudah ditebang
diratakan dengan tanah
tumbuh lagi jadi mall
tempat kebanyakan penumpang kami
buang hajat
mengumbar nafsu

dulu
kau sudah kebelet
tinggal jongkok
di kali
airnya mengalir
deras
kami pun ikhlas
ditinggal pergi kotoran

sekarang
mengalir saja susah
airnya pun hitam
kotoran siapa yang hitam-hitam begitu?
pasti makannya uang haram

dulu juga
mau cuci tangan
bekas oli
dimana saja

sekarang
sumurnya kering
kalah perang sama jetpump
air dari bapak gubernur juga belum datang-datang
pipanya belum panjang
masih jarang

kami jadi bingung
bagaimana karir kami di daratan?
lebih baik hidup di zaman batu
daripada zaman beton
paling tidak kami tidak takut
ibu kota
tenggelam

atau kami jadi nahkoda saja?

Sabtu, 11 September 2010

Sepucuk rindu yang hampir lusuh

Ditanganku ada sepucuk rindu yang hampir lusuh. 

Ungkapan isi hatiku yang kumuh. 

Bingung mau ku alamatkan. 

Karena yang dituju tak tahu gerangan. 

Ahh.. Baiknya kulipat kembali. 

Biar tidak jadi ruwet tak keruan. 

Masih banyak yang harus ku dahulukan

Meledak-ledak

Akhir-akhir ini, udara jadi kurang bersahabat. 

Terlalu dingin untuk hati yang sempat kau hangatkan. 

Sendi-sendi jd mulai cari prhtian! 

Layaknya perawan kehilangan keperawanannya, 

meminta tanggung jawab! Isi perut jadi sering meledak-ledak. 

Tak ubahnya elpiji pemusnah massal, 

konversi brujung kontroversi

Hibernasi

Bukan masalah besar
jika memang
harus menunggu mu
selesai berhibernasi
sampai matahari terbenam
untuk terakhir kali nanti

Buang saja rasa tidak nyaman
biar hilang
digilas zaman

Simpan kata maaf mu
sampai saat kau kembali
hari yang sama-sama kita nantikan
Toh, kita sudah saling memaafkan bukan?

Kecuali jika memang
kau tidak ingin ditunggu-tunggu
aku tak perlu berjanji setia
kepada mu
dan
kepada langit
dan tiang-tiang penyangganya
agar tidak runtuh dulu sebelum kau kembali

Bukan masalah besar
juga
jika demikian
Toh kita sudah sama-sama dewasa
sama-sama mengerti
tak perlu ku uraikan panjang lebar lagi

Percaya saja
Sang Maha tidak pernah ribet
dengan semua keluhan kita
permintaan kita

El....
pergilah sejauh mataku
tak bisa memandang mu
sesuka hati mu
tapi jangan bersembunyi

temukan waktu
dan tempat
yang bisa memanjakan mu
yang bisa mengakrabkankan mu
dengan Sang Maha
teman dan Tuhan mu

Sabtu, 04 September 2010

Waktu rindu datang tiba-tiba

Sudah malam begini,
dasar tidak tahu waktu.

Tapi tak mungkin juga kubiarkan kau terlantar di emperan,
mengebul
ditepuk berdebu,
menggigil
ditusuk-tusuk beku.

Akhirnya ku persilahkan kau masuk,
mempersilahkan kau mengatur dirimu sendiri.

Tapi kau justru keterlaluan,
lancang sekali mengatur-atur kedaulatan hatiku,
malamku.

Aku suguhkan kau jahe wangi
agar terasa hangat-hangat api,
kau malah minta yang haram.

Mabuklah aku
kau sertakan.

Dan saat aku hampir terlelap,
kau perkosa ketangguhanku dengan air mata.

Karena bayangan tentang dirinya
sengaja kau putar berulang-ulang.

Oh malang,
ternyata kau tahu nasibku,
harapanku yang baru saja hilang.

Aku pikir kau hanya kurir kenangan
tidak lebih dari pembawa pesan kerinduan.

Tapi kau ternyata bedebah,
kau buatku jadi lemah.
Aku jadi memaki-maki.

Mengapa kau datang di saat seperti ini,
di saat dia tak mungkin membalas pesanku.

Rindu,
tidakkah kau kasihan padaku.

Ambil saja apa yang kau mau.
Waktuku, mimpiku, cangkir-cangkir kebanggaanku.
Tapi jangan tinggalkan bekas bibirmu di dalam kepalaku,
kau membuatku jadi idiot.
Tak mampu berpikir cerdas.

Air liurmu membuatku harus berwudhu dengan air dan batu dari gunung seribu.

Oh Rindu,
bicarakanlah baik2 dengan Sang Maha.
Jangan sampai aku jadi durhaka
gara-gara kau.

Jangan sampai Ia murka.
Paling tidak jangan kau lebih-lebihkan kecintaan ini.
Perasaan cintaku padanya.

Paling tidak mampirlah disaat jiwaku sedang jaya,
sedang anti putus asa.

Paling tidak sampaikan apa adanya,
agar terlihat hemat saja,
namun luar biasa makna.

Paling tidak sambangi hatinya juga, barang sebentar, setelah kau dari sini.

Aku harap dia mempersilahkan kau masuk juga.

Tapi jangan kau racuni bejana air minumnya, hingga ia tak ingat bicara dengan Sang Maha.

Cukup sampaikan pesan ku padanya.
Itu saja.

Kamis, 02 September 2010

Separated

If love was a bird, then we wouldn't have wings


If love was a sky, we'd be blue

If love was a choir, you and I could never sing

'Cuz love isn't for me and you



If love was an Oscar, you and I could never win

'Cuz we could never act out our parts

If love is the Bible, then we are lost in sin

'Cuz it's not in our hearts



So why don't you go your way and I'll go mine

Live your life and I'll live mine

Baby, you'll do well and I'll be fine

'Cuz we're better off, separated



If love was a fire, then we have lost the spark

Love never felt so cold

If love was the light, then we're lost in the dark

Left with no one to hold



If love was a sport, we're not on the same team

You and I are destined to lose

If love was an ocean, then we are just a stream

'Cuz love isn't for me and you



Why don't you go your way

(Go your way)

And I'll go mine

Live your life

(Live your life)

And I'll live mine

Baby, you'll do well

(You'll do well)

And I'll be fine

'Cuz we're better off, separated



Girl, I know we had some good times

It's sad but now, gotta say goodbye

Girl you know I love you, I can't deny

Can't say we didn't try to make it work for you and I



Know it hurts, so much but it's best for us

Somewhere along this winding road we lost the trust

So I'll walk away, so you don't have to see me cry

It's killing me, so, why don't you go



Why don't you go your way and I'll go mine

(Baby)

Live your life and I'll live mine

(I'll live mine)

Baby, you'll do well and I'll be fine

'Cuz we're better off, so much better off



Go your way

(Go your way)

And I'll go mine

(I'll go mine)

Live your life

(Your life)

I'll live mine



You'll do well and I'll be fine

'Cuz we're better off, so much better off

So much better off

Separated



I'm sorry we didn't make it